![]() |
| BNN memusnahkan narkoba barang bukti hasil pengungkapan, Senin (26/3/2018) Foto: Ibnu Hariyanto-detikcom |
"Sejumlah barang bukti yang dimusnahkan tersebut di antaranya 150,177 kg sabu, 89.030 butir ekstasi, 11.464 butir tablet, 1,211 kg kristal putih, 0,054 kg pecahan tablet merah dan 0,974 kg serbuk," kata Kepala BNN Heru Winarko di gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (26/3/2018).
Ada 35 tersangka yang berhasil ditangkap terkait pengungkapan narkotika ini. Kasus tersebut diungkap mulai akhir Januari-Februari 2018.
"Ini dari hasil ungkap 13 kasus yang dilakukan BNN sejak Januari hingga Februari 2018," jelasnya
Kasus itu diungkap dari berbagai daerah mulai dari Aceh, Medan, Lampung, Surabaya hingga Tangerang. Salah satunya adalah penggerebekan tempat produksi narkotika rumahan atau Clan Lab di Tangerang pada Rabu 17 Januari.
"Dalam pengerebekan tersebut petugas menyita 108 butir tablet ungu, 310 butir tablet merah, 11.000 butir tablet merah, 11,254 kg bahan pil ekstasi dan berbagai barang untuk memproduksi narkotika," kata Heru.
Sementara itu, Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari menambahkan, sebagian barang bukti akan dimusnahkan di RSPAD. Sebab, alat pemusnah di BNN tak mampu jika harus memusnahkan barang bukti sebanyak 150 kg dalam sehari.
"Ini semua tidak bisa bisa dimusnahkan di sini. Karena kapasitas mesin kita ini maksimal 10 kali bakar, kalau 150 Kg nanti tiga hari nggak selesai. Karena itu ini pindahkan sebagian ke RSPAD kalau di sana bisa 200 kg sekali bakar," jelas Arman.
5W+1H dan So What:
- What, Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil memusnahkan 150Kg sabu yang didapat dari 13 kasus penangkapan kasus pengedaran barang narkotika yang mana adalah barang bukti berupa sabu dan ekstasi dengan rincian sebagai berikut; 108 butir tablet ungu, 310 butir tablet merah, 11.000 butir tablet merah, 11,254 kg bahan pil ekstasi dan berbagai barang untuk memproduksi narkotika.
- Where, Di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur dan RSPAD
- When, Senin, 26 Maret 2018
- Why, Karena sabu dan ekstasi merupakan barang yang apabila disalahgunakan akan menjadi suatu barang yang berbahaya dan merugikan penggunanya, namun untuk memusnahkan 150kg sabu dan ekstasi membutuhkan waktu yang cukup lama dan kapasitas pembakaran yang besar pula agar cepat selesai.
- Who, Kepala BNN Heru Winarko dan petugas lainnya, termasuk Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari
- How, Pemusnahan narkotika denga cara dibakar dilaksanakan di dua tempat, karena kapasitas mesin yang ada di kantor BNN hanya 10 kali bakar. Di RSPAD dapat menampung hingga 200kg sekali bakar.
- So What, Kegiatan pemusnahan barang narkotika yang dipublikasikan itu dilaksanakan dengan maksud untuk melaksanakan sistem transparansi sehingga masyarakat luas dapat dengan jelas melihat tindakan yang diambil oleh petugas dan tidak terdapat penyelewengan didalam proses tersebut. Hal ini juga diharapkan dapat menimbulkan efek jera bagi para pengedar dan pengguna barang narkotika.
News Value:
- Significance, berita ini dimaksudkan agar masyarakat indonesia mengetahui bagaimana langkah BNN dalam membasmi narkoba. Sehingga masyarakat pun tahu akan bahaya dan sanksi dari penggunaan narkoba.
- Timelines, berita yang sangat baru ini hanya terpaut beberapa jam dengan diterbitkannya di halaman detik.com
- Proximity, Kedekatan lokasi yang berada di Jakarta Timur ini membuat masyarakat indonesia khususnya bagian Jakarta akan sangat tertarik karena lokasi yang dekat dan skala berita ini yang termasuk berita nasional.
- Magnitude, berita ini cukup besar karena narkotika yang dimusnahkan berjumlah besar dan berasal dari 13 kasus di bulan Januari hingga Februari.
- Prominence,Tokoh yang merupakan kepala BNN belum terlalu terkenal di kalangan masyrakat meskipun banyak kasus yang telah berhasil diusut. Namun, nama BNN justru lebih terkenal karena banyak media yang lebih mengatasnamakan BNN sebagai tokoh utama.
- Conflict, konflik pada berita ini cenderung tidak ada karena berita ini hanya merupakan sebuah laporan mengenai salah satu langkah pemberantasan narkoba
- Human Interest, berita ini membahas prosesi dan bagaimana cara memusnahkan narkoba dalam jumlah besar yang berasal dari banyak kasus.
Berita ini merupakan sebuah laporan pada masyarakat bahwa BNN juga telah berusaha dengan maksimal untuk memberantas narkoba di Indonesia, sehingga masyarakat pun diharapkan dapat membantu pemberantasan di daerah masing-masing. Berita ini terkesan santai dan tidak terdapat konflik yang besar, karena diliput pada ketika jumpa pers pihak BNN dalam kondisi yang tidak darurat. Ini merupakan suatu keberhasilan BNN dalam beberapa kasus.
